Panen atau pemisahan ini memang sebaiknya dilakukan diusia 7 hari atau 1 minggu karena pada usia 1 - 7 hari adalah masa kritis dari anakan burung murai batu. Perawatan oleh indukan burung akan memberikan peluang hidup anakan yang lebih baik. Umumnya, murai akan bertelur 4-7 hari setelah terpantau kawin. Anda tak perlu mengok glodoknya untuk memastikan ia sudah bertelur atau belum. Cukup perhatian tingkah kedua indukan saja, kalo si betina udah jarang bergerak dan sering melakukan aktifitas di sekitar glodok itu pertanda bahwa is sudah bertelur. Untuk meloloh anakan Murai Batu idealnya sejak antara umur 7-10 hari. Usia lolohan Murai Batu kurang dari 7 hari merupakan fase kritis, dimana jika kamu melakukan sedikit saja kesalahan dalam perawatannya, maka lolohan Murai Batu akan merasa kelaparan, hingga mati. Pada umumnya untuk anakan murai yang kurang dari 7 hari cukup di berikan kroto sebagai makanan utamanya. Baru jika burung sudah terlihat agak lebih berkembang (pada usia 15 hari keatas). Anda baru bisa memberikan ulat kandang ataupun pakan-pakan lain yang sekiranya bisa dengan mudah di cerna anakan burung murai batu. Ciri ciri Anakan Murai Batu Jantan Umur 7 Hari. 1. Ukuran Tubuh Besar; 2. Warna Tubuh; 3. Cakar Lebih Panjang; 4. Bulu ekor lebih panjang; 5. Suara Lebih Keras; Cara Merawat Pakan Anakan Murai Batu Umur 7 Hari. 1. Pilihan Pakan; 2. Jumlah Pakan; 3. Takaran Pemberian Pakan; 4. Kondisi Lingkungan; Kesimpulan 358a.

gambar anakan murai umur 7 hari